Filosofi Kartu, Kalender dan Alkitab


Saya teringat saat masih SMP, murid-murid sering sekali diam-diam membawa kartu untuk bermain capsa di kelas saat jam istirahat. Permainan itu sebegitu menariknya sehingga dalam satu kelas bisa ada 4 kelompok yang bermain secara bersamaan seakan-akan ini adalah sebuah turnamen. Saat itu saya kebetulan sedang membaca sebuah novel karya Jostein Gaarder berjudul "Solitaire Mystery".

Saya begitu takjub dengan cerita-cerita dalam novel tersebut dan kebetulan sekali Gaarder membahas bagaimana kartu-kartu yang kita mainkan sekarang itu ternyata berhubungan dengan fenomena astrologi yang terjadi sehari-hari.

Sadarkah kita bahwa jumlah kartu dalam satu dek adalah 52 yang juga merupakan jumlah minggu dalam satu tahun. Lalu dalam satu dek terdapat empat buah suit (Wajik, sekop, beringin dan hati) yang sama dengan kenyataan bahwa kita memiliki 4 musim di bumi ini.

Tahukah anda bahwa kita mengalami 13 bulan purnama dalam satu tahun yang dilambangkan dengan 13 kartu di setiap suit. Lalu ada 12 kartu yang memiliki gambar yang melambangkan 12 bulan dalam satu tahun. Kartu ada yang berwarna merah dan hitam, melambangkan pagi dan malam.

Dan bila kita jumlahkan semua angka yang ada di dalam kartu, dengan hitung As adalah 1, Jack adalah 11, Queen 12, dan King 13. Maka hasilnya adalah 364 kartu yang merupakan jumlah hari dalam kalender positivist yang di ajukan oleh Auguste Comte, yang bila ditambah dengan kartu joker yang melambangkan hari tambahan untuk memperingati orang-orang yang meninggal,  maka akan mencapai 365 kartu yang melambangkan 365 hari dalam satu tahun.

Bila kita jejerkan kartu-kartu tersebut dari As sampai King dan kita ambil tengahnya, maka kita akan mendapatkan angka 7. Mungkin anda sudah bisa menebak, 7 adalah jumlah hari dalam satu minggu.


The Deck of Cards

"Mary Bacon's World. A farmer's wife in eighteenth-century Hampshire" Sebuah buku yang diterbitkan pada tahun 2010 yang didasari sebuah buku dimiliki seorang wanita bernama Mary Bacon pada tahun 1762. Lalu di cover dalam sebuah lagu country oleh T Texas Tyler dalam lagunya berjudul "The Deck of Card"

Dalam lagu ini diceritakan mengenai seorang tentara yang sedang mendaki ke Itali dalam sebuah perjalanan. Dalam perjalanan tersebut mereka berhenti di sebuah kota bernama Cassino. Mereka pun berhenti untuk membacakan sebuah injil dari Alkitab, dan bukannya mengeluarkan Alkitab, seorang tentara mengeluarkan sepak kartu dan menjejerkan kartu tersebut didepannya. 

Ia pun ditangkap oleh serjen yang bertugas dan diminta untuk menjelaskan apa alasan dia bermain kartu di dalam Gereja. Tentara itu pun menjelaskan arti dari kartu tersebut menurut dia.

As = Tuhan
Dua = Perjanjian baru dan Perjanjian lama
Tiga = Trinitas (bapa, putra dan roh kudus)
Empat = 4 injil yaitu Matius, Markus, Lukas dan Yohanes
Lima = 5 perawan suci yang diminta memotong lilin pada sebuah pernikahan
Enam = Tuhan menciptakan Bumi dalam waktu 6 hari 
Tujuh = Tuhan beristirahat pada hari ke Tujuh
Delapan = 8 orang yang diselamatkan tuhan pada banjir besar (Nuh, istrinya, 3 anaknya dan 3 istri anaknya)
Sembilan = 9 dari 10 pengidap kusta yang tidak berterima kasih pada Yesus saat diselamatkan
Sepuluh = 10 perintah Allah
King = Bapa
Queen = Bunda Maria
Jack = Satan
365 titik/simbol = 365 hari dalam satu tahun
52 kartu = jumlah minggu dalam satu tahun
13 kartu dalam satu simbol = jumlah minggu dalam satu musim
4 suits = jumlah musim dalam satu tahun
12 kartu wajah = jumlah bulan dalam satu tahun

Pada akhir cerita, tentara tersebut mengatakan bahwa kartu-kartu itu adalah Alkitab, kalender, dan buku doa miliknya. Pada akhir narasi cerita ini, narator itu mengatakan bahwa "Cerita ini berdasarkan cerita nyata". 


Windalfin Culmen
Consultant Hypnotist




Tubuh ideal di tiap langkah anda

Bukan rahasia lagi kalau cara terbaik mencapai berat badan ideal adalah dengan mengontrol porsi makan dan memperbanyak gerak tubuh. Bila anda salah satu orang yang saat mendengar kata olahraga langsung terbesit kata-kata "tidak ada waktu" atau "Saya banyak kerjaan" atau "olahraga capek ntar gak konsen pas kerja" maka artikel ini cocok untuk anda.

Tahukah ada satu gerakan yang dapat dilakukan hampir semua orang dan bahkan sudah dilakukan oleh banyak orang tiap hari. Kadang-kadang bahkan saking terbiasanya kita sering lupa bahwa kita sedang melakukan olahraga paling mudah dan murah. Gerakan tersebut adalah jalan kaki.

Jangan anggap remeh jalan kaki hanya karena kita sering melakukannya. Jalan kaki telah terbukti membantu banyak orang mencapai berat badan ideal mereka. Dalam Indomind Weight Management Program kami selalu menyarankan klien untuk mulai berjalan kaki sebanyak 10000 langkah tiap harinya. Kenapa begitu?

Mari kita bongkar lebih lanjut. Jumlah kalori yang perlu dibakar untuk mengurangi setiap setengah kilo dari badan kita adalah sebanyak 3500 kilo kalori. Artinya setiap anda membakar 7000 kalori anda akan berhasil menghilangkan kira-kira 1 kilogram berat badan.

Bila kita berjalan sebanyak 2000 langkah maka anda akan berjalan kira-kira 1.6 kilometer. Alhasil kita akan membakar kira-kira 100 kalori dalam perjalanan tersebut. Kalau kita berjalan sebanyak 10000 langkah maka kita akan membakar sebanyak 500 kalori per hari. Bila kita berjalan 10000 langkah tiap hari selama seminggu kita akan membakar sebanyak 3500 kalori per minggu. Maka artinya anda akan membakar 1 kilo lemak anda tiap 2 minggu hanya dengan berjalan.

Bila untuk mencapai berat badan ideal anda butuh mengurangi sebanyak 10 kilogram maka anda akan mencapainya dalam waktu 5 bulan. Penurunan 2 kilogram per bulan merupakan kecepatan penurunan berat badan yang sehat dan baik untuk tubuh. Semua ini bisa anda capai hanya dengan berjalan lebih banyak setiap harinya.

10000 mungkin merupakan angka yang terlihat banyak saat anda melihatnya, tapi percayalah itu tidak sebanyak yang anda kira. Untuk mengukur itu anda bisa menggunakan alat kecil bernama pedometer. Alat ini berfungsi untuk mengukur berapa banyak langkah yang anda lakukan tiap harinya. Anda akan terkejut ternyata anda berjalan lebih banyak dari yang anda perkirakan tiap harinya.

Untuk mencapai 10000 langkah ini, kita tidak harus bangun pagi-pagi untuk jalan pagi. Kita juga bisa menambah langkah dengan melakukan aktivitas seperti membuang sampah anda ke luar, menyapu rumah anda, mengelap meja, masak atau mungkin bila anda sedang menelepon anda bisa mondar-mandir seperti para bos di film-film.

Harga sebuah pedometer yang berkualitas bagus kira-kira adalah Rp 300.000, Anda juga bisa mencari pedometer yang murah saja di toko-toko olahraga. Yang penting pedometer itu dapat mengukur langkah anda dengan cukup akurat, tentunya yang lebih mahal menggunakan sistem yang lebih canggih sehingga cenderung lebih akurat.

Jadi tunggu apa lagi, mulailah berjalan dan rasakan bagaimana setiap langkah anda membawa anda ke tubuh ideal anda.



Windalfin








Manusia terpintar di dunia

Di sebuah pesawat terbang pribadi terdapat seorang pendeta, direktur dan pramuka. Tiba-tiba terjadi guncangan dan pilot tersebut mengatakan kepada ketiga penumpang tersebut bahwa pesawat telah mengalami kegagalan operasi dan akan terjatuh. Dia membawa tiga buah tas ransel dan menjelaskan bahwa hanya terdapat tiga parasut dan disini ada empat orang. 

Sang pilot berkata "saya akan ambil satu, sebab saya memiliki istri dan tiga orang anak yang memerlukan saya." sehabis mengatakan itu ia mengambil satu ransel dan lompat dari pesawat. 

Direktur tersebut dengan cepat meraih satu ransel lagi "Saya harus dapat satu parasut, sebab saya orang terpintar di dunia dan dunia memerlukan otak cemerlang saya." ia pun lompat. 

Pendeta melihat muka anak muda tersebut dan berkata "Saya sudah hidup cukup lama dan telah menikmati hidup, sedangkan kamu masih muda, ambillah parasut terakhir itu dan selamatkan dirimu."

Pramuka tersebut langsung menjawab "tenang pak pendeta, orang terpintar di dunia baru saja mengambil ransel saya dan lompat dari pesawat." 

Be humble...

Optimis vs Pesimis


 “Apa yang anda percayai dalam pikiran anda, kemungkinan besar akan menjadi kenyataan”.

Seorang karyawan menjatuhkan diri pada kursi kayu di sebuah kafe kecil yang bernuansa koboi. Sambil memesan minum pada pelayan, ia pun memberanikan diri bertanya “Hai, saya baru pindah ke kota ini, saya ingin tahu seperti apa sih orang-orang di kota ini?”

  "Memangnya seperti apa orang-orang di kotamu yang sebelumnya?"Tanya pelayan tersebut.

  "Tidak terlalu baik" ungkapnya "bahkan, mereka orang-orangnya sangat tidak sopan."

Pelayan menganggukan kepalanya dan berkata, “sayang sekali, anda akan menemukan orang-orang di kota ini juga seperti itu.” 

Orang kedua juga duduk di sebelah orang sebelumnya, sambil memesan minum ia bertanya pada pelayan "hai, saya baru pindah kesini, orang sini baik-baik gak?"

  "Apakah orang-orang di kota sebelumnya baik-baik?" tanya pelayan.

  "Wah, tentu saja, saya datang dari tempat yang luar biasa, semua orang disana baik-baik, sungguh sulit   
  untuk pindah dari lingkungan baik seperti itu."ungkapnya penuh semangat.

"Oh, anda akan menemukan bahwa orang-orang di sini juga seperti itu."

Mendengar hal tersebut orang pertama marah dan bertanya kembali pada pelayan "jadi sebenarnya orang-orang di kota ini bagaimana sih?"

Pelayan tersebut tersenyum dan berkata "saya tidak tahu, semua itu masalah persepsi, anda akan menemukan bahwa apa yang anda pikirkan menjadi kenyataan" 

Apakah gelas anda setengah penuh atau setengah kosong? apakah anda mencintai pekerjaan anda sehingga hal-hal kecil yang mengganggu anda tidak membuat anda membenci pekerjaan tersebut? 

Seorang yang pesimis akan melihat hal buruk di antara segala hal baik yang terjadi pada dirinya. Mereka membuat setiap keadaan yang mereka hadapi menjadi buruk dan untuk sukses sebagai pesimis mereka harus mencari jalan keluar dari semua keburukan dunia ini. 

Seorang optimis berpikir bahwa jalan menuju sukses adalah sebuah jalan yang penuh rintangan, akan ada saatnya naik, akan ada saatnya turun. Akan ada hal yang baik, akan ada hal yang buruk. Namun, mereka yakin selama mereka tidak menyerah dan terus maju sambil mengambil pengalaman dari kegagalan sebelumnya, pada akhirnya mereka akan sampai ke tujuan mereka. 

Pada kenyataannya baik pesimis maupun optimis keduanya mampu mencapai kebahagiaan. Optimis dan pesimis pada kenyataannya tidak berhubungan dengan tingkat kebahagiaan seseorang. Florence Littauer dalam bukunya personality plus berpendapat bahwa seorang pesimis (melankolis dan phlegmatis) mampu melihat masalah atau kelemahan dari suatu keadaan yang sering dilewatkan oleh mereka yang optimis (koleris, sanguinis) sehingga membantu dalam penyelesaian masalah. 

Kembali ke hukum pikiran "apa yang anda percayai, kemungkinan besar akan terjadi". Dari hal ini tentunya kita tahu bahwa kita sebaiknya optimis daripada pesimis. Albert Bandura salah satu bapak psikologi dunia menyebutkan bahwa "penentu terbesar dari seseorang akan sukses atau tidak adalah apakah mereka percaya mereka akan sukses atau tidak"

Yang perlu kita perhatikan adalah membedakan apakah kita percaya bahwa kita akan sukses atau percaya bahwa kita akan sukses dengan mudah. Atau bisa dibilang apakah anda seorang realistic optimist ataukah unrealistic optimist. 

Seorang psikolog Gabriel Oettingen bertanya pada sebuah grup wanita yang mengalami obesitas dan sedang menjalani program penurunan berat badan. Ia menemukan bahwa wanita yang optimis akan berhasil ternyata secara rata-rata berhasil mengurangi 13 kilo lebih banyak daripada mereka yang pesimis. 

Oettingen bertanya lagi pada mereka apa ekspetasi mereka pada awalnya tentang perjalanan mereka menuju berat badan ideal ini. Ternyata mereka yang berpikir bahwa mereka akan sulit untuk tidak menahan nafsu untuk makan, mereka akan malas untuk berolah-raga. Ternyata mereka yang optimis dan realistis mengurangi berat badan 13 kilo lebih banyak dibanding mereka yang merasa mereka akan mampu mengurangi berat badan dengan mudah. 

Percaya bahwa jalan mencapai sukses penuh dengan lubang dan bebatuan, bahkan mungkin becek dan banjir, akan membawa diri kita lebih sukses karena mereka memaksa kita untuk bertindak. Kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh apakah mereka pesimis ataupun optimis, kesuksesan seseorang ditentukan oleh tindakan mereka atas keadaan mereka. 



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review